RESORT FLAMINGO LAS VEGAS

25.11.2015 | 10:13

Resort Flamingo Hotel dan Casino merupakan resort andalan di Las Vegas Strip, yang terletak di jalan 3555 Las Vegas Boulevard South, di seberang jalan dari resort Caesars Palace dan dekat dengan resort Bally dan Bellagio di sudut area Flamingo Avenue.

Walaupun sejatinya telah menerima rekonstruksi dan renovasi selama beberapa kali, property resort ini merupakan resort tertua di pantai. Property yang meliputi area seluas 40 acre ini menawarkan 3.626 kamar, ruang kasino seluas 77.000 kaki persegi, beberapa bar, toko – toko ritel, restoran, dan Jimmy Buffett Margaritaville Restoran dan toko souvenir yang berdekatan dengan area mini – kasino Margaritaville.

Meskipun pertama kali dibuka pada tahun 1946, resort Flamingo telah berganti nama bolak – balik selama bertahun – tahun seperti The Fabulous Flamingo di tahun 1947, The Flamingo di tahun 1950, The Fabulous Flamingo di tahun 1952, Flamingo Hilton di tahun 1974, dan Flamingo Las Vegas di tahun 2000. Dan faktanya, chip kasino di area kasino Flamingo saat pembukaan pertamanya telah terjual lebih dari US$ 10.000.

Caesars Entertainment adalah selaku kepala operasi dan pemilik dari resort glamour Flamingo ini. Tema pada arsitektur di tanah seluas 15 acre (6,1 ha) ini mengingatkan pada gaya Art Deco dan Streamline Moderne dari Miami dan South Beach, dengan perumahan dengan halaman taman yang mempunyai habitat satwa liar yaitu hewan flamingo.

Resort ini merupakan resort ketiga yang dibuka di area pantai dan merupakan resort tertua yang masih beroperasi sampai saat ini. Flamingo memiliki stasiun Monorail Las Vegas dan stasiun Istana Flamingo / Caesars yang berada tepat di belakang property. Setelah pembukaannya pada tahun 1946, Flamingo telah mengalami sejumlah perubahan kepemilikan selama beberapa kali.

Sejarah Flamingo ini dimulai ketika pembangunan Flamingo yang dimulai pada tahun 1945 yang dipelopori oleh Billy Wilkerson selaku pemilik editor The Hollywood Reporter. Wilkerson adalah seorang penjudi kompulsif yang pernah kehilangan ratusan ribu dollar di kasino kota Mob yang berada di Las Vegas. Sejak kasus ini, membuat beliau menyewa kasino El Rancho Vegas selama kurun enam bulan dan hal ini dilakukannya agar berusaha menjaga dirinya sibuk keluar dari kasino lain namun pada akhir masa sewanya ia masih menderita kekalahan US$ 200.000 di El Cortez yang dijalankan oleh Moe Sedway dan Bugsy Siegel.

Kemudian beliau berpikir cara satu –satunya agar dia tidak keluar ke kasino lain adalah dengan memiliki kasino itu sendiri, lalu ia memutuskan untuk membeli sebidang tanah dari El Rancho Vegas dan mulai membangun resort ini sendiri. Dengan tema koboi yang kerap ia jumpai di El Rancho dan Last Frontier selama bermain disana, dua property pertama yang dibangun ke jalan Los Angeles yang kemudian dikenal di Las Vegas Strip, Wilkerson mulai membayangkan sebuah fasilitas game mewah dengan restoran kelas atas, akomodasi, showroom mewah dengan tema berbintang Hollywood dengan pemain bertaruh besar di dalamnya untuk menciptakan hiburan baru di tanah Las Vegas.

 border=

Sangat disayangkan di saat impiannya belum sempat terwujud, Wilkerson mengalami kekurangan uang dikarenakan saat ia membeli tanah di El Rancho Vegas dan memulai pembangunan. Alhasil, ia meminjam uang sebesar US$ 200.000 dari Howard Hughes yang suka mengunjungi Las Vegas meskipun ia tidak pernah bertaruh saat ada permainan kesempatan dan beliau juga meminjam dana dari Bank of America sebesar US$ 600.000. Untuk mencoba dan mencari sisa kekurangan dana sebesar US$ 400,000 yang ia butuhkan, beliau kemudian pergi lagi mengunjungi kasino El Cortez dan hasilnya pun bisa ditebak sebuah BENCANA untuk beliau.

Alih – alih menang justru membuat Wilkerson harus rela kehilangan uang dari investor dan juga kehilangan US$ 400.000 dalam kredit selama ia bermain judi dadu. Untuk mengukir jalan keluar dari kesulitannya ini, ia menyerahkan operasi kasinonya kepada Moe Sedway sedangkan ia kembali ke lokasi pembangunannya. Sebulan kemudian Wilkerson bangkrut dan property ini jalan di tempat selama beberapa bulan.

Selama perjalanannya ke Vegas dari LA, Wilkerson diperkenalkan kepada investor New York yang juga sepaham pemikiran dengan ia bahwa resort baru adalah ide bagus dan pihak investor ini setuju untuk membantu US$ 1 juta kepada Wilkerson dalam pertukaran kepemilikan property sebanyak 2/3 bagian. Wilkerson pun bersemangat terutama setelah uangnya tiba di bank. Namun ia kurang senang setelah terjadi konstruksi ulang dimana ia diperkenalkan dengan patner manager baru yaitu Bugsy Siegel.

Perlahan namun pasti, Siegel mengambil alih kendali proyek dan pada saat itu juga ia terjerumus ke dalam masalah keuangan. Namun konstruksi tetap terus berada di bawah arahan Del Webb dan pada akhir 1946 muncul gagasan bahwa property harus siap untuk dibuka pada waktu Natal tiba. Pada saat itu, Siegel telah memberikan Wilkerson saham mayoritas untuk korporasi tapi Wilkerson mempunyai perasaan bahwa ia tidak memegang kepemilikan penuh dalam property ini. Bugsy memegang desain property sedangkan pacarnya, Virginia Hill bertanggung jawab akan dekorasi interior. Wilkerson disarankan oleh J.Edgar Hoover dari FBI untuk memperhitungkan kesepakatan ini dan mereka juga menyadari bahwa proyek ini akan menelan biaya tidak lebih dari US$ 1,9 juta namun di era Bugsy biaya melonjak hingga menelan lebih dari US$ 5 juta.

Dengan dana tambahan dari belakang, Siegel berhasil mendapatkan property pada tanggal 26 Desember 1946, namun kamar hotel belum selesai. Sayangnya profile Siegel buruk yang menyatakan dia adalah seorang playboy dan bukan seorang pengusaha, bakatnya tidak meluas untuk berkecimpung di dunia kasino sehingga property ditutup saat kamar hotel selesai dibangun.

Pada bulan Juni, Siegel mengirim cek ke Mr.Del Webb untuk menutup biaya konstruksi sebesar US$ 150.000 dan kemudian ia pergi ke perumahan Virginia Hill di daerah Beverly Hills untuk bersantai yang dimana kemudian ia ditembak mati disana saat sedang membaca koran. Pasca kematian Siegel, bisnis property tetap terus berjalan seolah – olah tidak ada yang terjadi dengan Gus Greenbaum dan Morris Rosen mengambil alih operasi Flamingo yang mendapatkan keuntungan hingga hampir US$ 1 juta.

Kemudian berlanjut sampai tahun 1967 dimana Kirk Kerkorian membeli property Flamingo kemudian tak lama resort ini dijual kembali ke Hilton Corporation pada tahun 1972. Dan sampai hari ini Flamingo Las Vegas masih merupakan resort hotel dan kasino populer yang berlokasi di pusat The Strip dan property yang merupakan bagian dari Caesars Entertainment.

Kasino Flamingo Las Vegas disini menghadirkan serangkaian permainan, yakni mencakup 220 unit mesin slot dan 22 permainan meja yang meliputi Casino Poker, Keno, Craps, Blackjack, Mini – Baccarat, Let It Ride, European & American Roullete, Three Card Poker, Pai Gow Poker, Six Card Bonus, Fortune Pai Gow Poker, Casino War, Race dan Sport Book.

Selain itu pihak resort Flamingo juga menghadirkan restorant bagi para pengunjung yang ingin bersantap ria bersama keluarga, bisa ditemukan di beberapa titik di area hotel maupun kasino diantaranya :

• Paradise Garden Buffet

• Center Cut Steakhouse

• Margaritaville Bar

• Beach Club Bar & Grill

• Carlos ‘n Charlie’s

• Flamingo Food Court

• Club Cappuccino

Dan untuk penikmat gemerlap dunia malam serta bar, turut dihadirkannya :

• It’s 5 O’Clock Somewhere Bar

• The Garden Bar

• Bugsy’s Bar

Selain dua fasilitas di atas, terdapat fitur tambahan juga yang disediakan guna melengkapkan keinginan para pengunjung yang hadir seperti Uno Salon & Spa at Flamingo Las Vegas, pusat perbelanjaan Shopping at Flamingo Las Vegas, kolam renang Beach Club Pool & GO Pool, lapangan Golf Las Vegas, serta ruang pernikahan dan ruang pertemuan yang dapat disewakan untuk acara – acara penting.

Comments are closed